-
taryonosantoso Anggota April 8th, 2008 at 2:54 am
ooh ternyata ada forum kaya gini toh , tapi aku malah gak tahu, harus komentar apa , pasalnya kan gak ada penjelasannya , kalau Ghaib itu apa???, tolong jelasin dulu dong Ghaib itu apa, jangan – jangan yang diketahui semacam dukun, paranormal itu namanya ghaib apa bukan?, aku kalau tiap tidur mimpi itu Ghaib bukan , kan dalam dunia nyata tidak aada toh?
komentar saya:
Ghaib artinya ada tapi gak kelihatan, lebih tepatnya buka aja definisinya dalam kamus2 bahasa arab..dalam bahasa arab kalo kita mengatakan “si fulan gak ada” bahasa arabnya “fulan ghoib”, maksudnya fulan gak hadir alias absen gitu.. termasuk juga ghiibah alias ngomongin yg gak ada..gak ada faktanya..ngomongin ketika orangnya gak ada…maksudnya ngomongin yang jelek2 gitu, makanya dilarang.
hal-hal ghaib itu banyak: Allah, malaikat, syurga, neraka, jin, dsb. beriman pada hal ghaib itu wajib, maksudnya mempercayai keberadannya. Pengen tahu yang ghaib? jadi ghaib dulu dong, alias mati gitu..
gimana sikap pada yg ghaib? kepada allah, kita beriman dengan ketaatan, kepada malaikat kita beriman bahwa ia makhluk allah, sebagian dari mereka menjaga manusia loh.., kepada jin, kita beriman bahwa ia ada dan di anara mereka ada yg waras beriman dan ada pula yang edan kafir gak karuan…
hal-hal gaib juga berada di sekitar kita, misalnya energi, ada dan bisa di rasa tapi gak kelihatan en banyak lagi..oh ya kalo mendatangi dukun itu itu bahaya apalagi membenarkan ucapannya, bahaya lagi. ada dua jenis dukun, 1. dukun yg sok tahu urusan yg udah terjadi, misalkan motor ilang datang ke dukun, nah dukun itu sok tahu dimana motor itu nangkring, yg jelas dibisiki melalui konconya, mr jin. dukun yg kayak begini namanya ‘arrof. nyang k-2 dukun yg sok tahu urusan yg bakal terjadi, yg macam ini di tipi suka banyak iklannya, misalnya ramal nasib, peruntungan dsb…nah yg satu ini namanya kaahin. (ket. ini saya baca di buku: ahkaamu alkahaanah wa suaalu al ‘arroofiin, karya syaikh abdrrohman as sa’di)
di kampung saya kalo bidan tradisional namanya dukun bayi, kalo di kampung istri namanya paraji…nah yang ini lain halnya.
salam…




2 comments
Comments feed for this article
8 Mei 2008 pada 5:30 pm
pecora
emang yang namanya setan itu ada? XDDD
, trim’s ya udah mampir. Setan secara bahasa bermakna “jauh dari kebenaran”, (syathona; ba’iid minal haq), siapa saja bisa jadi syaithan. entah jin, entah manusia, lihatlah Qur’an surat an Naas: “minal jinnati wannaas” (dari -jenis- jin dan manusia). Siapapun jika jauh dari yang benar, maka dia tentu dekat dengan yang salah, buruk, jahat, keliru, sesat dsb. Manusia jika jauh dari kebenaran bisa membahayakan orang lain, nah, jadi setanlah ia, begitu pula jin yang jauh dari kebenaran, setanlah ia. Na’udzubillaahi minassyaithoonirrojiim.
———————
masbadar:
19 Nopember 2008 pada 11:53 am
Pencesymn
Hello. It is test.