perhatian: postingan ini saya dapet dan terjemahkan dari: http://www.dailymail.co.uk/pages/live/articles/news/worldnews.html?in_article_id=534929&in_page_id=1811

informasi ini, tentu saja jika 100% fakta, maka sungguh jika Allah berkehendak, maka apalah kuasa manusia? hikmahnya adalah mungkin dunia kedokteran akan bertambah sebuah fenomena, informasi atau semacam tantangan baru.

——————-

“Seorang bayi india dengan dua muka terlahir sebagaimana bayi normal, kata dokter. Lali (nama bayi itu) terlahir dengan dua hidung, dua pasang bibir dan dua pasang mata – tetapi hanya dua telinga

sementara dia telihat aneh bagi beberap orang, orang tuanya yang bangga mengira kalau ia adalah reinkarnasi Dewa.

Two headed babyLali terlahir dengan dua muka, dua mulut dan 4 mata

Enlarge the image
Two headed babypara penduduk bersedekah atas kelahiran ‘dewi baru’

Bayi perempuan ini lahir di pedesaan Nagar distrik Uttar pradesh, 50 km dari barat laut new Delhi.

Orang tuanya, Vinod dan Susham Singh yang berasal dari sebuah desa bernamai, mengatakan bahwa gadis kecil mereka adalah “sebuah hadiah dari Dewa”.

Para penduduk yang terpesona menganggap ia sebagai reinkarnasi dewa india, ganesha dan merayakannya dengan bertepuk tangan, bernyayi dan memberi hadiah serta uang.

Scroll down untuk melihat lebih lanjut…

Two headed babyPara penduduk menyumbang kelahiran baru dengan hadiah dan uang

Two headed babyPara penduduk merayakan kelahirannya dengan bertepuk tangan dna mempercayai bahwa ia adalah titisan dewa India; Ganesha

Two headed babysang bayi tengah diberi susu. dokter menyatakan bahwa ia mampu makan dengan normal menggunakan dua mulutnya

Lali dilahirkan dengan kondisi yang sangat langka yg disebut: craniofacial duplication, di mana satu kepala memiliki dua muka.

Dokter yang mengantarkan bayi itu mengatakan bahwa si bayi terlihat dalam kondisi kesehatan yang baik, dan berlanjut pada kehidupan normal tanpa masalah pernafasan.

Mereka (para dokter) mengisyaratkan keraguan apakah sang bayi akan memiliki fungsi normal, tetapi sejauh ini sang bayi “baik-baik saja” dan makan melalui kedua mulutnya.

Ia juga membuka dan menutup keempat matanya secara bersamaan.

——-

sekian, diterjemahkan untuk sekedar informasi dan semua gambar di atas juga sekadar pelengkap informasi. mudah-mudahan bayi-bayi di Indonesia jauh dari kelahiran demikian.